Widget edited by super-bee

Minggu, 08 Juli 2012

Teruntukmu Rurin dan masa lalu



Kukatakan kepadanya, aku hanya ingin merangkai masa depan …
Kata-katanya yang masih kusimpan, begitu menenangkan … “Itu hanya masa lalu dan saatnya menatap masa depan.”
ia memang bagian dari masa laluku … aku menghargai itu, semoga tiada niat lain selain hanya untuk meyakinkan diri ini dan silaturahmi …
aku masih memegang ucapanmu bagaimana seharusnya memperlakukan aku … semoga  bisa mengerti dan memahami serta bisa membaca sikapku kepadamu …
semoga  menyadari itu …
“Aku mengenalmu melalui tali persaudaraan
*) “Menandakan bahwa aku begitu mengagumi dan menghargaimu …” 
Semoga tidak menyalah-artikannya ... 
Comments
2 Comments

2 komentar: